Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Muhammadiyah Malang
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Muhammadiyah Malang

FEB Akan Dirikan Pojok Bursa Berjangka

Author : Administrator | Rabu, 27 Maret 2013 09:59 WIB
Berita UMM
Penandatanganan MOU

Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM mengadakan kegiatan Seminar dan Penandatanganan MOU JFX Center, bekerjasama dengan Victory International Futures dan Bursa Berjagka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) di Aula BAU pada hari Senin, 25 Maret 2013.

Dalam sambutannya Sandra Irawati selaku PD I FEB menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama berbagai pihak untuk mendukung terwujudnya JFX center di FEB UMM. "Mudah-mudahan unit baru "pojok bursa berjangka" melengkapi pojok BEI yang sudah ada dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi semua pihak".

Mengakhiri sambutannya PD I FEB berpesan kepada peserta seminar yakni perwakilan mahasiswa prodi IESP dan D3 Manajermen Keuangan dan Perbankan agar dapat mengikuti kegiatan dengan aktif dan tertib.

Kepala Cabang Victory International Futures Malang, Hari Setyobudi sangat menyambut baik dengan agenda acara ini karena dapat dijadikan sebagai momen untuk menyosialisasikan kepada mahasiswa, praktisi pendidikan dan masyarakat umum berkenaan dengan perdagangan berjangka. Hari juga menyatakan bahwa Victory International Futures merupakan salah satu dari 66 Pialang berjangka yang sah yang diakui oleh BAPPEBTI yang berpusat di Surabaya dan memilik cabang di Malang.

Kepala BAPPEBTI, Robert J. Bintaryo dalam materinya menyampaikan bahwa industri derivatif baru berjalan 13 tahun, akan tetapi perkembangannya belum seperti yang diharapkan, masih sangat lamban. Padahal Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki peran yang sangat strategis, yakni sebagai sarana pengelola resiko harga (hedging), tempat pembentukan harga, serta sarana investasi.

Robert memberikan rumus kepada calon pelaku di dunia perdagangan berjangka yakni rumus 7P, 1) Pelajari latar belakang perusahaan yang menawarkan, 2) Pelajari tatacara transaksi dan penyelesaian perselisihan, 3) Pelajari kontrak-kontraknya, sudah dapat persetujuan BAPPEBTI atau belum, 4) Pelajari wakil pialang harus ada ijin BAPPEBTI, 5) Pelajari dokumen perjanjian, 6) Pelajari resiko yang dihadapi, 7) Pantang percaya dengan janji-jani keuntungan yang tinggi. "Jangan menggunakan uang yang digunakan untuk biaya kehidupan sehari-hari, karena beresiko" Pesan Robert kepada seluruh peserta yang hadir.

 
     
 
     
 

Edi Wibowo, Direktur Bursa Berjangka Jakarta mengawali materinya dengan melemparkan sebuah isu "Indonesia adalah penghasil CPO (Minyak Kelapa Sawit) terbesar di dunia, akan tetapi penentuan harga malah dikendalikan oleh negara tetangga", karena itu sangat diperlukan usaha untuk mengedukasi masyarakat kampus dan sekitar kampus untuk lebih memahami apa bursa berjangka tersebut, yakni mempelajari infestasi yang baik dan benar.

Dalam mencapai tujuan ini JFX menggandeng beberapa kampus untuk mendirikan JFX center, dan jika tidak ada halangan, JFX Center yang akan didirikan FEB - UMM akan menjadi kerjasama dengan pihak kampus ke sembilan di seluruh Indoesia.

Setelah kedua pemateri selesai menyampaikan materinya, acara dilanjutkan dengan penandatanganan MOU JFX Center, kerjasama dengan Bursa Berjagka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) serta Victory International Futures dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata. Dari pihak FEB diwakili oleh Nazaruddin Malik selaku dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis - UMM.
 

 
     
 
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image