Fakultas Ekonomi dan Bisnis

YUDISIUM PERIODE II 2018, FEB LULUSKAN 239 WISUDAWAN

Kamis, 10 Mei 2018 09:08 WIB

Malang (9/05), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan Yudisium Periode II 2018. Acara dimulai dari pukul 07.00 WIB – selesai di Aula BAU UMM.  Pada Yudisium  Periode II FEB-UMM telah meluluskan 239 mahasiswa yang terdiri 4 prodi yaitu: Prodi Manajemen (106), ProdiAkuntansi (82), Prodi Ekonomi Pembangunan (47) dan Prodi D-III Keuangan dan Perbankan (4).

Susunan Acara pada Yudisium Periode II dibuka dengan pembacaan kalam ilahi oleh salah satu mahasiswa, selanjutnya sambutan oleh wakil dekan I FEB-UMM, Dr. widayat, M.M. dalam sambutannya beliau menyampaikan selamat atas kelulusan di fakultas ekonomi dan bisnis kepada peserta yudisium periode II.

Beliau juga berharap agar seluruh peserta yudisium  bisa menerapkan ilmunya didunia kerja jangan sampai usang ilmu yang dipelajari selama ini. “Terlebih lagi ketika pulang ke kampung halaman tidak lagi menjadi mahasiswa tetapi Alumni UMM harus bisa menjaga nama baik Almamater dan tidak lupa akan ridho kedua orang tua”, cetus Dosen Prodi Manajemen tersebut.

Selanjutnya acara diisi oleh Orasi ilmiah yang disampaikan oleh Yunan Syaifullah, S.E., M.Sc. Dalam narasinya bahasan dengan Tema “MASA DEPAN MIKROFINANCE DAN KERAPUHAN KELEMBAGAAN EKONOMI DI INDONESIA”. Dalam kesempatan tersebut beliau menjelaskan bahwa Mikrofinance dijadikan sebagai insrumen pembangunan yang memiliki fungsi dan peran dalam memberikan makna positif bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu keberadaan keuangan mikro dipandang mampu membuat langkah dan terobosan menarik yang bisa dilakukan misalnya, memberikan akses keuangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya kelompok penduduk miskin dan pelaku usaha mikro yang umumnya non-bankable jika diukur dengan persyaratan teknis keuangan perbankan komersial melalui pemberian akses pembiayaan, jasa keuangan misalnya simpanan, transfer dana dan lainnya yang memungkinkan masyarakat berpenghasilan rendah itu bisa melakukan kegiatan ekonomi serta mengembangkan kegiatan produktif sehingga dimilikinya kemampuan dalam mengembangkan kapasitas usaha berkesinambungan. Pada akhirnya terjadi peningkatan tingkat pendapatan dan kesejahteraan.

“Lembaga keuangan mikro hendaknya melakukan proses percepatan implementasi ekonomi masyarakat, khususnya untuk masyarakat berpenghasilan menengah dan rendah dengan melibatkan para ahli perbankan dalam mensosialisasikan konsep ekonomi mikro dan keuangan mikro yang berlaku di bank kepada masyarakat luas, sehingga penting bagi lulusan FEB UMM yang memiliki skill dan pengetahuan di bidang perbankan agar memberikan kontribusinya berguna untuk memajukan keuangan mikro di Indonesia, “ ungkap Yunan dihadapan wisudawan. Acara  ditutup dengan pemberian penghargaan kepada mahasiswa dengan Indeks Komulatif Tertinggi per masing-masing Prodi.

Berikut mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) akademik tertinggi dari masing-masing prodi:

       Manajemen:

  1. Desi Indah Sari                                   (3,97)
  2. Gagah Prasofi Rahmatulloh               (3,90)
  3. Elok Vilantika                                     (3,89)

Akuntansi:

  1. Cahyo Utomo                                     (3,97)
  2. Tri Eva Teguh Pravita                         (3,93)
  3. Nuril Mufida                                        (3,90)

Ekonomi Pembangunan:

  1. Kiswi Asmawati                                  (3,98)
  2. Nila indriana Putri                               (3,96)
  3. Shochichul Muslim                             (3,89)

D-III Keuangan dan Perbankan:

  1. Erma Yunita                                        (3,64)

Shared: