Sebagai komisariat perdana di lingkungan GenBI Koordinator Wilayah Malang, Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat UMM menjadi salah satu ruang aktualisasi bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang dalam mengembangkan kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan. Melalui keterlibatan aktif dalam kepengurusan dan pelaksanaan program kerja, mahasiswa FEB UMM turut membangun langkah awal organisasi melalui berbagai kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada penguatan internal, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selama periode Oktober 2025 hingga Mei 2026, mahasiswa FEB UMM yang tergabung dalam GenBI Komisariat UMM berkontribusi dalam pelaksanaan tiga program strategis di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian lingkungan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra.
Peran mahasiswa FEB UMM dalam bidang pendidikan diwujudkan melalui program Edu-Kasih GenBI 2026 yang diselenggarakan pada 3 Februari 2026 di SMP dan SMA Ibnu Sina Malang. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa FEB UMM terlibat sebagai perancang kegiatan, panitia, fasilitator, dan penyampai materi edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada 50 siswa. Dengan dukungan pihak sekolah dan pendampingan Mentor Bank Indonesia Malang, para mahasiswa membantu meningkatkan pemahaman siswa mengenai fungsi rupiah, pentingnya menjaga kedaulatan mata uang, serta membangun kebiasaan pengelolaan keuangan sejak dini. Selain memberikan edukasi, mahasiswa FEB UMM juga berperan dalam proses koordinasi penyerahan 100 buku bacaan bersama Perpustakaan Bank Indonesia Malang untuk mendukung budaya literasi di lingkungan sekolah. Kepedulian sosial mahasiswa turut diwujudkan melalui penyaluran 50 paket sembako kepada peserta penerima manfaat.
Dalam bidang pemberdayaan ekonomi, mahasiswa FEB UMM mengambil peran aktif melalui kegiatan GenBI Digital Payment Empowerment yang dilaksanakan pada 2 April 2026 di Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Berbekal pemahaman mengenai ekonomi, bisnis, manajemen, dan perkembangan sistem pembayaran, mahasiswa FEB UMM memberikan edukasi kepada 25 pelaku UMKM mengenai pentingnya digitalisasi usaha serta penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard. Para mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mendampingi peserta secara langsung dalam memahami proses penerapan pembayaran digital dalam aktivitas usaha sehari-hari. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk penerapan ilmu ekonomi dan bisnis secara nyata dalam membantu pelaku UMKM meningkatkan efisiensi transaksi, memperluas akses pasar, serta menyesuaikan kegiatan usahanya dengan perkembangan ekonomi digital.
Kontribusi mahasiswa FEB UMM juga terlihat dalam bidang pelestarian lingkungan melalui program GenBI Green Happiness Initiative yang dilaksanakan pada 12 April 2026 di Pujon Hills UMM. Sebanyak 30 anggota GenBI Komisariat UMM, termasuk mahasiswa FEB UMM, berpartisipasi langsung dalam penanaman 60 bibit tanaman yang terdiri atas 30 bibit nangka dan 30 bibit durian. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berperan dalam proses perencanaan, koordinasi dengan pihak pengelola, penyediaan kebutuhan kegiatan, hingga pelaksanaan penanaman di lapangan. Aksi ini menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus menunjukkan bahwa peran mahasiswa ekonomi dan bisnis tidak hanya terbatas pada kegiatan akademik dan kewirausahaan, tetapi juga mencakup tanggung jawab sosial serta pelestarian alam.
Ketiga program tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa FEB UMM memiliki peran penting dalam perjalanan awal GenBI Komisariat UMM. Melalui kemampuan mengelola organisasi, menyusun program, membangun komunikasi dengan mitra, mengatur sumber daya, dan melakukan pendampingan kepada masyarakat, mahasiswa FEB UMM turut membentuk budaya organisasi yang berorientasi pada dampak. Keterlibatan mereka juga menjadi sarana penerapan kompetensi yang relevan dengan bidang ekonomi dan bisnis, seperti kepemimpinan, manajemen kegiatan, literasi keuangan, pemberdayaan UMKM, kerja sama tim, dan pengambilan keputusan.
Keberhasilan seluruh rangkaian program tidak terlepas dari sinergi mahasiswa FEB UMM yang tergabung dalam Badan Pengurus Inti, Badan Pengurus Harian, seluruh divisi, dan anggota aktif GenBI Komisariat UMM. Bersama mahasiswa dari fakultas lain, Kemahasiswaan UMM, Bank Indonesia Malang, institusi pendidikan, pemerintah desa, kelompok PKK, pelaku UMKM, serta mitra lingkungan, mahasiswa FEB UMM turut membangun fondasi organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa FEB UMM tidak hanya berperan sebagai penerima Beasiswa Bank Indonesia, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat serta menghadirkan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan lingkungan.(/LIP)