Jejak Internasional Mahasiswa FEB UMM: Paul Teller, Pengusaha Coklat Yang Mengikuti Pameran Internasional di Bali Interfood Expo 2025

Bali – Kancah internasional kembali menjadi saksi atas keunggulan dan semangat wirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Paul Teller, mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2023, sukses memamerkan produk coklat unggulannya, PT. Aagney Cocoa Persada, dalam ajang bergengsi Bali Interfood Expo 2025. Pameran internasional yang mempertemukan 110 peserta dari 17 negara ini menjadi platform strategis bagi Paul untuk mengenalkan brand coklat lokal dengan misi sosial dan lingkungan yang kuat. Partisipasi dalam Bali Interfood Expo 2025 ini bukan sekadar pameran produk, namun juga representasi komitmen Mahasiswa FEB UMM terhadap bisnis yang berkelanjutan. PT. Aagney Cocoa Persada, yang fokus pada produksi coklat, mengambil biji kakao dari petani kecil di Tabanan, Bali. Perusahaan ini secara aktif mengatasi tantangan sosial seperti risiko pekerja anak dan isu lingkungan seperti penggundulan hutan, serta berupaya meningkatkan pendapatan hidup para petani. Langkah ini sejalan dengan nilai-nilai profesionalisme dan etika bisnis yang ditanamkan di Prodi Manajemen FEB UMM. Sebagai produsen coklat yang bertanggung jawab, PT. Aagney Cocoa Persada menjadikan transparansi rantai pasok sebagai prioritas utama. Mereka berkomitmen penuh untuk memperoleh 100% kakao melalui produk lokal yang dapat dilacak hingga ke petani penanam. Kehadiran perusahaan Paul Teller di pameran ini membuktikan bahwa edukasi di FEB UMM telah berhasil mencetak business owner yang tidak hanya berorientasi profit, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan yang tinggi, bahkan mampu bersaing di panggung global. Keikutsertaan Paul Teller bersama 40 UMKM unggulan Indonesia lainnya di Bali Interfood merupakan inspirasi nyata bagi seluruh civitas academica UMM. Diharapkan, pencapaian Paul ini menjadi pemicu bagi mahasiswa lain untuk berani berinovasi dan membawa produk serta ide bisnis mereka ke tingkat internasional. FEB UMM terus mendukung para mahasiswanya menjadi pemimpin bisnis masa depan yang kompeten, profesional, dan beretika.
FEB UMM Sukses Gelar Konferensi Internasional ICoFBEI 2025, Dorong Inovasi Bisnis Berkelanjutan
Malang — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menggelar konferensi internasional bergengsi, International Conference on Future Business Environment and Innovation (ICoFBEI) 2025. Mengangkat tema sentral “Sustainable Business and Economic: Embracing Innovation and Navigating Change in Digital Era”, konferensi ini menjadi wadah penting bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi gagasan dan inovasi terkait keberlanjutan bisnis di era digital. Acara yang berlangsung di Kapal Garden Hotel ini dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UMM, Prof. Dr. Idah Zuhroh, M.M., dan dilanjutkan sambutan dari Ketua Umum ICoFBEI 2025, Dr. Rizki Febriani, M.M., yang menekankan pentingnya kolaborasi global dalam menghadapi tantangan ekonomi masa depan. Konferensi ini menghadirkan tiga pembicara kunci (keynote speakers) terkemuka dari berbagai negara yang memberikan perspektif mendalam dari bidangnya masing-masing. Sesi pertama dibuka oleh Dr. Tran Thai Ha Nguyen dari Khon Kaen University, Thailand, yang memaparkan tentang strategi bisnis berkelanjutan di Asia Tenggara. Selanjutnya, Prof. Dr. Widayat, M.M., dari Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia, berbagi wawasan tentang inovasi ekonomi lokal di tengah disrupsi digital. Sesi ditutup oleh Dr. Jose Antonio Lopez Castro dari University of Cordoba, Spanyol, yang fokus pada adaptasi bisnis global di era perubahan. Paparan para pembicara ini membuka wawasan baru dan memicu diskusi produktif di antara para peserta. Selain sesi pleno, ICoFBEI 2025 juga mengadakan panel session yang diikuti oleh 46 peserta dari berbagai institusi. Sesi paralel ini menjadi platform bagi para peneliti untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka. Presentasi dibagi dalam dua format, yaitu luring dan daring, untuk menjangkau partisipan secara luas. Presentasi luring diadakan di Laboratorium Manajemen dan Laboratorium Akuntansi FEB UMM, sementara partisipan daring terhubung melalui platform Zoom. Format hybrid ini memastikan partisipasi yang optimal dari seluruh peserta, termasuk dari co-host, Universitas Katolik Widya Mandira. Dengan antusiasme tinggi dari para peserta, ICoFBEI 2025 berhasil mencapai tujuannya sebagai forum ilmiah yang berkesinambungan. Konferensi ini tidak hanya memperkuat jejaring akademis internasional FEB UMM, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang bisnis dan ekonomi. Kesuksesan acara ini menunjukkan komitmen FEB UMM untuk terus menjadi pelopor dalam penyelenggaraan konferensi berskala internasional dan mendorong penelitian berkualitas yang relevan dengan tantangan global saat ini.