UMM Kukuhkan Guru Besar FEB di Bidang Perbankan Syariah dan Pembangunan Berkelanjutan

MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencetak sejarah dengan mengukuhkan dua Guru Besar dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), yaitu Prof. Dr. Idah Zuhroh, M.M., dan Prof. Dr. Widayat, M.M.. Pengukuhan ini menjadi bukti komitmen UMM dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. Peran Perbankan Syariah dalam SDGs oleh Prof. Idah Zuhroh Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Dr. Idah Zuhroh menyoroti pentingnya peran perbankan syariah dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Beliau menggarisbawahi perlunya pendekatan multilayer dalam pembiayaan syariah, yang mencakup fondasi regulasi yang kokoh, infrastruktur keuangan yang memadai, serta komitmen lintas sektor. “Perbankan syariah memiliki potensi besar dalam memobilisasi dana untuk proyek-proyek yang mendukung SDGs. Namun, ini memerlukan kerangka regulasi yang kuat dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan dampak yang maksimal,” ujar Prof. Idah. Beliau juga memperkenalkan konsep pembiayaan syariah multilayer, yang terdiri dari tiga elemen utama: fondasi, pedestal, dan pilar. Pilar tersebut mencakup diversifikasi produk, pengelolaan risiko, kepatuhan syariah, kecukupan modal, dan literasi keuangan, semuanya terintegrasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Gaya Hidup Berkelanjutan oleh Prof. Widayat Sementara itu, Prof. Dr. Widayat, M.M., dalam pidatonya, menyoroti pentingnya menciptakan gaya hidup yang seimbang dan berkelanjutan sebagai bagian dari kesejahteraan holistik. Ia membahas isu-isu utama seperti ekonomi hijau, pemasaran hijau, dan perilaku konsumen yang bertanggung jawab. “Kesejahteraan masyarakat tidak hanya diukur dari pendapatan, tetapi juga dari kualitas lingkungan tempat mereka tinggal dan bekerja,” jelas Prof. Widayat. Beliau juga menekankan pentingnya pemasaran sosial sebagai strategi untuk mengatasi masalah sosial dan lingkungan secara lebih efektif dibandingkan pendekatan tradisional seperti hukuman atau kampanye sederhana. Dukungan UMM untuk SDGs Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menyatakan apresiasinya terhadap pencapaian kedua Guru Besar ini. “Pengukuhan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi universitas, tetapi juga wujud nyata kontribusi UMM dalam menjawab tantangan global melalui pendidikan dan penelitian,” katanya. Pengukuhan ini tidak hanya menegaskan komitmen UMM untuk mendukung SDGs, tetapi juga memberikan inspirasi kepada akademisi muda untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan yang berkelanjutan.
Universitas Muhammadiyah Malang Kukuhkan Prof. Dr. Idah Zuhroh, M.M. sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi

MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Idah Zuhroh, M.M., sebagai Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi. Upacara pengukuhan yang berlangsung di Gedung Kuliah Bersama 4 UMM ini dihadiri oleh civitas akademika, keluarga, dan tamu undangan. Prof. Dr. Idah Zuhroh, M.M., lahir di Lebak pada 13 Juni 1967. Beliau menyelesaikan pendidikan sarjana, magister, dan doktoral di Universitas Brawijaya, dengan kontribusi luar biasa di dunia akademik, termasuk publikasi lebih dari 50 artikel ilmiah di jurnal nasional dan internasional. Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Idah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan akademiknya. Ia menekankan pentingnya integritas dan kerja keras dalam dunia akademik serta perlunya fondasi yang kokoh dalam bentuk kerangka regulasi, komitmen teguh, dan infrastruktur keuangan yang memadai. Sebagai guru besar, Prof. Idah berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di UMM. Salah satu langkah konkretnya adalah memperkuat kebijakan intersektoral melalui kolaborasi inovatif. Ia menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor dan inovasi terbuka adalah kunci untuk memperkuat peran perbankan syariah sebagai instrumen menuju pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi atas pencapaian Prof. Idah. “Pengukuhan ini bukan hanya prestasi individual, tetapi juga kebanggaan bagi Universitas Muhammadiyah Malang,” ujarnya. Momen pengukuhan ini juga dipenuhi testimoni dari kolega dan mahasiswa, yang menggarisbawahi kontribusi Prof. Idah sebagai sosok yang inspiratif dan berdedikasi tinggi dalam dunia akademik. Pengukuhan ini menjadi langkah baru dalam karier Prof. Idah Zuhroh sekaligus motivasi bagi akademisi muda untuk terus berkontribusi di dunia pendidikan dan penelitian.