Mahasiswa FEB UMM Raih Prestasi Nasional dengan Inovasi Bumbu Penyedap Ebita

Mahasiswa Fekultas Ekonomi dan Bisnis UMM Raih Prestasi Nasional dengan Inovasi Bumbu Penyedap Ebita

MALANG – Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi nasional melalui inovasi produk bumbu penyedap berbasis kulit udang vaname, bernama Ebita. Inovasi ini meraih juara ketiga dalam kategori kuliner kemasan di ajang Muhammadiyah Center For Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) Entrepreneurship Bootcamp, yang berlangsung pada 27-28 Juli 2024 di Goa Kreo, Waduk Jatibarang, Jawa Tengah, dan Universitas Muhammadiyah Semarang. Tim yang terdiri dari Rezatullah dan Muhammad Rafi Putra Zulkarnain menghadirkan Ebita sebagai solusi inovatif untuk memanfaatkan kulit udang vaname, yang biasanya terbuang. Proses produksi dilakukan secara alami tanpa tambahan bahan kimia berbahaya, menjadikannya bumbu penyedap rasa yang sehat, halal, dan ramah lingkungan. “Nama Ebita berasal dari kata ‘Ebi’, yang berarti udang, dan ‘Ta’, yang diambil dari bahasa Malangan. Kami ingin memberikan solusi inovatif untuk memanfaatkan limbah kulit udang menjadi produk yang bernilai tinggi,” ujar Rezatullah. Sebelum keberhasilan di ajang MCEBI, Ebita juga meraih juara dua nasional dalam kompetisi Inovasi Kewirausahaan Mahasiswa Saudagar Dahlan Muda di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, pada kategori produksi dan budidaya. Inovasi ini membuktikan kemampuan mahasiswa EP UMM dalam mengembangkan produk berbasis keberlanjutan yang tidak hanya bermanfaat secara ekonomis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan dan lingkungan. Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi FEB UMM sebagai institusi yang mendorong kewirausahaan kreatif dan berkelanjutan.