Prodi Akuntansi dan Magister Akuntansi UMM Gandeng ACCA untuk Buka Peluang Karier Global bagi Mahasiswa

Malang – Peluang karier di bidang akuntansi semakin terbuka lebar di kancah internasional, seiring dengan meningkatnya permintaan akan profesional yang memiliki sertifikasi global. Program Studi Akuntansi dan Magister Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), berkolaborasi dengan The Association of Chartered Certified Accountants (ACCA), menggelar sharing session bertajuk “Unlocking Career Opportunities Beyond Borders: How ACCA Empowers Accounting Students.” Acara ini menghadirkan Airil Razali BFP, ACA, ACCA, CPA (M), CA (M), CPFA, Founder & CEO TYMBA Education Malaysia, sebagai pembicara utama, serta didampingi oleh Lauren Peng, Director of International Relations ACCA. Acara dibuka oleh Dr. Driana Leniwati, S.E., MSA., Ak., CA., CSRS., CSRA, selaku Ketua Program Studi Akuntansi FEB UMM. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa meskipun teknologi berkembang pesat, peran akuntan tetap tidak tergantikan. “Akuntan memiliki keahlian analisis, penilaian risiko, serta pengambilan keputusan yang membutuhkan pemahaman mendalam terhadap konteks bisnis dan regulasi,” ujar Dr. Driana. Sementara itu, Dra. Endang Dwi W., M.Si., Ak., CA, selaku Kepala Program Pengembangan Akuntansi (PPA), menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang sertifikasi ACCA melalui TYMBA Education, yang dapat meningkatkan daya saing lulusan akuntansi di tingkat nasional maupun internasional. Dalam presentasinya, Airil Razali menekankan bahwa sertifikasi ACCA dapat meningkatkan mobilitas profesional, kredibilitas, serta akses ke berbagai peluang kerja di perusahaan multinasional. ACCA sendiri merupakan organisasi akuntansi profesional dunia yang telah berdiri sejak 1904 dan memberikan kualifikasi Chartered Certified Accountant. Dalam sesi diskusi, Airil Razali menyoroti bagaimana perkembangan Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah industri akuntansi. Namun, ia menegaskan bahwa AI tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran manusia yang memiliki kombinasi keahlian analitis, pemahaman akuntansi, dan aspek emosional dalam pengambilan keputusan. Terdapat tiga bidang utama yang menjadi peluang karier masa depan bagi akuntan, yakni: Environment Social Governance (ESG) – Akuntan memiliki peran penting dalam pelaporan keberlanjutan dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Gaming Industry – Akuntan dibutuhkan dalam pengelolaan keuangan, pajak, dan regulasi di industri game yang berkembang pesat. Data & Analytics – Penguasaan analisis data menjadi keterampilan krusial bagi akuntan modern dalam membantu perusahaan mengambil keputusan berbasis data. Acara ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Prodi Akuntansi FEB UMM, dengan 50 peserta hadir secara langsung dan 200 mahasiswa mengikuti secara daring. Antusiasme peserta terlihat dari sesi tanya jawab yang interaktif, di mana mahasiswa mendapatkan wawasan langsung dari pakar industri mengenai langkah-langkah strategis dalam memperoleh sertifikasi ACCA dan membangun karier di tingkat internasional. Melalui kerja sama ini, Prodi Akuntansi dan Magister Akuntansi UMM semakin memperkuat posisinya sebagai institusi yang berorientasi global, membekali mahasiswa dengan keterampilan dan sertifikasi yang diakui secara internasional. Ke depan, TYMBA Education akan terus mendukung pengembangan profesionalisme di bidang akuntansi melalui berbagai program edukasi dan pelatihan.