Pengayaan Proposal Penelitian DRTPM Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM: Tingkatkan Kapasitas Penelitian Dosen

Malang – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) menggelar kegiatan bertajuk “Pengayaan Proposal Penelitian Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) 2025” pada Sabtu (18/1). Acara ini berlangsung di Ruang Sidang FEB UMM mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB, dengan dihadiri oleh seluruh dosen FEB UMM. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Dekan FEB UMM, Prof. Dr. Idah Zuhroh, M.M., yang menyampaikan pentingnya meningkatkan kualitas proposal penelitian guna mendukung daya saing institusi. Acara dipandu oleh Prof. Dr. Widayat, M.M., selaku Wakil Dekan I FEB UMM, yang juga bertindak sebagai moderator. Pada sesi pertama, narasumber utama, Prof. Dr. Jabal Tarik Ibrahim, M.Si., memberikan pemaparan mengenai teknik penulisan proposal penelitian. Materi yang disampaikan mencakup langkah-langkah strategis dalam menyusun proposal, mulai dari perancangan latar belakang penelitian, rumusan masalah, pendekatan solusi, state of the art, hingga pembuatan roadmap penelitian. Sesi kedua dilanjutkan oleh Ni’matuzahroh, S.Psi., M.Si., Ph.D., yang membahas kiat-kiat agar proposal penelitian dapat lolos seleksi dan memperoleh pendanaan hibah dari sumber eksternal. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya memahami standar dan prioritas penelitian nasional serta global, sekaligus mendorong dosen untuk mengembangkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Meningkatkan Kapasitas Penelitian dan Kolaborasi Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen FEB UMM dalam menghasilkan proposal berkualitas sesuai standar DRTPM. Selain itu, acara ini dirancang untuk memperkuat kemampuan kolaboratif lintas disiplin, sehingga mampu menciptakan penelitian yang lebih inovatif. “Melalui bimbingan langsung dari para pakar, diharapkan para dosen dapat mengidentifikasi strategi terbaik dalam memanfaatkan sumber daya penelitian yang ada, meningkatkan keterampilan teknis, serta memahami tren prioritas penelitian di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof. Idah Zuhroh dalam sambutannya. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang interaktif selama sesi berlangsung. Para dosen mendapatkan wawasan baru terkait strategi pengembangan ide penelitian, sekaligus membangun jejaring untuk kolaborasi lebih lanjut. Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk mencetak proposal-proposal penelitian yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berdampak luas bagi masyarakat dan dunia akademik.