Lokakarya Rekonstruksi Kurikulum COE Prodi Manajemen FEB UMM Hadirkan Praktisi Industri

Batu – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) menggelar lokakarya bertajuk “Rekonstruksi Kurikulum Center of Excellence (COE)” di Samara Hotel and Resort, Batu. Acara ini dihadiri oleh praktisi dari berbagai sektor industri yang tergabung dalam Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) sebagai upaya memperkuat relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja. Sekretaris Prodi Manajemen FEB UMM, Dr. Iqbal Robbie, M.M., menjelaskan bahwa program COE di Prodi Manajemen terbagi dalam dua bidang utama, yakni Tourism and Hospitality serta Supply Chain Management. Sejak peluncurannya, program ini telah menunjukkan hasil yang signifikan. Pada Batch 1, sebanyak 95% peserta lulus tepat waktu di semester 7, sementara pada Batch 2 mencapai 50%. Tahun ini, sebanyak 30 mahasiswa telah terpilih untuk mengikuti Batch 3. Sebagai bagian dari evaluasi, beberapa perwakilan industri memberikan umpan balik berdasarkan pengalaman mereka dalam membimbing mahasiswa magang COE. Titik S. Ariyanto (Manajer JTP Group) menyoroti pentingnya pembekalan lebih mendalam sebelum mahasiswa memulai magang. Ia mengungkapkan bahwa dalam praktiknya, mahasiswa sering dihadapkan pada situasi kepemimpinan yang menuntut mereka untuk mengambil keputusan secara mandiri. Sebagai contoh, pada Batch 2, mahasiswa COE diberikan tanggung jawab penuh dalam mengelola acara Dino Night Run di Jatim Park. Sementara itu, Sugitho Adi (GM Grand Mercure Mirama Malang dan Surabaya) membandingkan performa mahasiswa antara Batch 1 dan Batch 2. Menurutnya, mahasiswa Batch 1 lebih unggul dalam kesiapan kerja. Ia pun mengusulkan kolaborasi lebih erat dengan mitra industri guna memperbaiki struktur pelatihan untuk Batch 3. Yanuar Arifin (GM Rayz UMM) memberikan masukan terkait sistem laporan harian yang diterapkan dalam program magang. Ia menyarankan agar teori kelas dikurangi atau digantikan dengan metode pembelajaran yang lebih praktis guna mengoptimalkan durasi magang yang hanya berlangsung selama tiga bulan. Dari sektor perhotelan lainnya, Teguh Hadi Sautro (Kapal Garden dan Dormy Hostel) menekankan bahwa program COE memberikan manfaat ganda, baik bagi mahasiswa maupun industri, terutama dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang kompeten. Dari bidang Supply Chain Management, Agung (PT. Loka Fiber) menyampaikan bahwa program COE telah menghasilkan lulusan yang siap bekerja. Ia bahkan mengungkapkan bahwa beberapa mahasiswa Batch 1 telah direkrut di perusahaannya. Ia juga menekankan perlunya peningkatan pemahaman mahasiswa terkait ekspor dan strategi pemasaran global. Senada dengan itu, Dwi (PT. IDAKU – Retail and Baking Supplier) berbagi pengalamannya mengenai adaptasi mahasiswa selama magang. Ia menjelaskan bahwa pada bulan pertama dan kedua, mahasiswa sering mengalami kesulitan saat harus beradaptasi dengan bidang baru, tetapi pada bulan ketiga mereka mulai lebih nyaman. Dari PT. Berdikari Meubel Nusantara, pihak industri mengusulkan agar kurikulum COE mencakup lebih banyak materi terkait market analysis, inventory planning, serta penguatan soft skill seperti komunikasi dan adaptabilitas. Heri (HRD PT. Bumi Pandaan Plastik) mengapresiasi keterlibatan mahasiswa magang dalam berbagai aspek operasional, termasuk perancangan sistem yang akhirnya diterapkan dalam perusahaan. Sementara itu, Wahyu (HRD PT. Berkat Ganda Sentosa) menambahkan bahwa mahasiswa magang sebaiknya diberi tugas yang lebih terstruktur agar mampu menganalisis proses bisnis secara lebih mendalam. Lokakarya ini menjadi bagian dari komitmen Prodi Manajemen FEB UMM untuk terus menyempurnakan kurikulum COE agar semakin relevan dengan kebutuhan industri. Melalui kolaborasi erat dengan mitra DUDI, program ini diharapkan dapat mencetak lulusan yang siap kerja dan memiliki daya saing tinggi di pasar tenaga kerja.
Prodi Manajemen FEB UMM Rekonstruksi Kurikulum COE untuk Tingkatkan Kualitas Program

Batu – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) menggelar lokakarya bertajuk “Rekonstruksi Kurikulum Center of Excellence (COE)” pada 8 Februari 2025. Acara yang berlangsung di Samara Hotel and Resort, Batu, ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas program COE dan memperkuat kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Lokakarya ini dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UMM, Prof. Idah Zuhroh, M.M., yang menegaskan pentingnya evaluasi dan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan guna memastikan bahwa lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Ketua Program Studi Manajemen, Dr. Nurul Asfiah, M.M., dalam paparannya menjelaskan bahwa kegiatan ini menandai dimulainya pelaksanaan COE Batch 3. Ia mengungkapkan bahwa Prodi Manajemen FEB UMM telah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra industri untuk mengembangkan program COE secara lebih optimal. “Dalam dua tahun terakhir, COE telah berjalan dengan baik. Namun, agar semakin relevan dengan kebutuhan industri, kami mengundang perwakilan dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk memberikan masukan terkait pengembangan program ini,” ujar Dr. Nurul. Masukan dari industri dinilai sangat penting dalam meningkatkan efektivitas COE, terutama dalam mempersiapkan mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja. Sementara itu, Dekan FEB UMM, Prof. Idah Zuhroh, menekankan bahwa rekonstruksi kurikulum dilakukan secara rutin setiap empat tahun sekali, dengan peninjauan tahunan untuk memastikan kesesuaiannya dengan perkembangan industri dan kebutuhan akademik. Ia juga mengapresiasi keberlanjutan program COE yang telah berjalan selama dua tahun dan telah mencapai tahap evaluasi serta umpan balik dari mitra industri dan mahasiswa. “Salah satu tujuan utama COE adalah memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Proses yang telah mereka jalani—mulai dari persiapan sebelum magang, pembekalan oleh praktisi, pelaksanaan magang, hingga penyusunan laporan—diharapkan dapat menjadi indikator keberhasilan dalam mempercepat kelulusan mereka,” jelasnya. Dengan rekonstruksi kurikulum ini, diharapkan COE di Prodi Manajemen FEB UMM semakin matang dan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi di dunia kerja. Program ini juga diharapkan terus berkembang sebagai model pembelajaran yang berbasis industri dan kebutuhan riil pasar tenaga kerja.
Academic Writing, Ikhtiar Prodi Manajemen Menuju World University

Batu – Academic Writing menjadi salah satu topik utama dalam Workshop Lokakarya Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) yang berlangsung di Samara Hotel and Resort, Batu. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Christina Whidya Utami, M.M., akademisi dari Universitas Ciputra, sebagai pemateri utama di hadapan seluruh dosen Program Studi Manajemen FEB UMM. Dalam pemaparannya, Prof. Christina menyoroti fenomena BANI (Brittle, Anxious, Non-linear, Incomprehensible). Menurutnya, perguruan tinggi yang telah berusia lebih dari 60 tahun kerap mengalami kerapuhan internal (brittle), sehingga harus tetap membangun suasana akademik yang dinamis. Ia juga menyoroti pentingnya kesadaran terhadap perkembangan teknologi (anxious), serta tantangan dalam mengadopsi sistem pendidikan yang semakin kompleks dan tidak linier (non-linear & incomprehensible). Strategi Menuju World University Ranking Prof. Christina juga memaparkan lima aspek utama dalam world university ranking yang harus diperhatikan: Teaching – Meningkatkan kelas berbahasa Inggris, program pertukaran mahasiswa, serta menciptakan daya tarik akademik bagi mahasiswa internasional. Ia menyarankan agar UMM mulai dengan tiga mata kuliah berbasis bahasa Inggris secara bertahap hingga mencapai tingkat pengajaran penuh dalam bahasa Inggris. Research – Fokus pada outcome seperti publikasi ilmiah dan penelitian kolaboratif internasional. International Outlook – Meningkatkan mobilitas pengajar, riset bersama, serta partisipasi dalam konferensi internasional. Industry Engagement – Menjalin kerja sama dengan industri dan pemerintah, seperti melalui program penelitian internasional, termasuk PHC Nusantara. Branding dan Reputasi – Membangun strategi merek akademik secara holistik dengan standar akreditasi internasional seperti AUN-QA, FIBAA, dan AACSB. Dalam konteks academic writing, Prof. Christina menekankan pentingnya kombinasi dengan mata kuliah creative and critical thinking agar mahasiswa mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas. Ia mencontohkan bahwa di Universitas Ciputra, academic writing lebih ditekankan pada jenjang S2 dan S3, sedangkan untuk S1 lebih difokuskan pada design thinking. Fenomena yang sering terjadi di kalangan mahasiswa S1 adalah kesulitan dalam mengorganisasi tulisan secara sistematis. Banyak mahasiswa belum mampu mengembangkan ide utama dalam satu paragraf dengan baik. Oleh karena itu, karakteristik tulisan berupa naratif, deskriptif, dan argumentatif harus lebih ditekankan dalam pembelajaran academic writing. “Proses akademik sangat dipengaruhi oleh kurikulum, maka kurikulum harus disusun dengan menarik, termasuk dalam penamaan mata kuliah,” tutup Prof. Christina.
Soft Skill, Kunci Kualifikasi Lulusan S1 yang Dicari Perusahaan

Batu – Dalam rangkaian Lokakarya Program Studi Manajemen yang digelar di Samara Hotel and Resort, Batu, Workshop Mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) menghadirkan Zamanan Azkiy, Manajer Proses PT. Cheil Jedang Indonesia, sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, Zamanan menekankan bahwa pengetahuan (knowledge) yang dimiliki lulusan mencerminkan kredibilitas institusi pendidikan. Namun, sikap (attitude) juga memegang peranan penting dalam dunia kerja, karena terbentuk dari lingkungan, keluarga, serta pengalaman sosial yang memengaruhi karakter individu. Menurut Zamanan, kemampuan berpikir kritis dan kreatif dapat diasah melalui studi kasus. Oleh karena itu, kurikulum perguruan tinggi tidak cukup hanya mengajarkan teori secara teknikal, tetapi juga harus dikaitkan dengan analisis kasus nyata. Mahasiswa perlu dibiasakan mengolah informasi dari berbagai sumber untuk menganalisis suatu masalah secara komprehensif. Sebagai perwakilan dunia industri, Zamanan berharap lulusan S1 memiliki keunggulan dalam soft skill yang memungkinkan mereka mengintegrasikan berbagai fenomena untuk menghasilkan solusi terbaik. “Lulusan tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga harus mampu membantu perusahaan mencari solusi komprehensif terhadap permasalahan yang ada,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa dosen memiliki peran strategis dalam mengarahkan mahasiswa agar mampu bersaing dengan lulusan dari universitas lain. Proses berpikir kreatif melibatkan pemahaman serta identifikasi masalah, pengumpulan informasi, pencarian ide, dan penyusunan solusi (convergent atau divergent thinking). Untuk melatih keterampilan ini, mahasiswa harus diperbanyak terlibat dalam kegiatan praktik, seperti ikut serta dalam penyelesaian masalah industri, menyusun laporan terkait solusi yang ditawarkan, hingga menganalisis akar permasalahan secara mendalam. Selain itu, mahasiswa perlu aktif berorganisasi di lingkungan kampus agar terbiasa bekerja dalam tim dan mengasah kemampuan problem-solving. Dengan pembiasaan ini, lulusan diharapkan tidak hanya memiliki keunggulan akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan nyata di dunia kerja.
Forum Ilmiah International Benchmarking Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang dengan Curtin University

Malang – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) menggelar kegiatan Forum Ilmiah International Benchmarking bersama Curtin University, Australia. Mengusung tema “International Enhancing Program: Fostering FEB to Become a Global Standard Faculty”, kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 21 Januari 2025, di Ruang Sidang Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM, pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Hadir sebagai narasumber utama dari Curtin University, Ibu Yuningsih, Ph.D, CPA, membagikan wawasan dan strategi untuk mendorong Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM mencapai standar internasional. Acara ini dihadiri oleh seluruh dosen FEB UMM yang memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian tujuan besar fakultas, yaitu memperoleh akreditasi Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB). Dalam sambutannya, Dekan FEB UMM, Prof. Dr. Idah Zuhroh, M.M., menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan standar pendidikan internasional. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat langkah-langkah strategis menuju akreditasi AACSB, yang merupakan salah satu pengakuan tertinggi bagi institusi pendidikan bisnis di dunia,” ujar Prof. Idah Zuhroh. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperluas wawasan akademik, tetapi juga untuk menciptakan jejaring kolaborasi internasional. Curtin University, sebagai mitra benchmarking, berbagi pengalaman dan praktik terbaik yang telah mereka terapkan dalam meraih akreditasi internasional, termasuk dalam pengelolaan sumber daya manusia, peningkatan mutu pengajaran, dan penguatan penelitian yang relevan secara global. Melalui Forum Ilmiah ini, FEB UMM semakin memantapkan posisinya sebagai fakultas yang siap bersaing di tingkat global. Diharapkan, inisiatif ini dapat menjadi langkah awal yang solid untuk mencapai akreditasi AACSB, sekaligus meningkatkan daya saing lulusan FEB UMM di pasar kerja internasional. Tentang Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang adalah salah satu fakultas unggulan yang terus berkomitmen dalam memberikan pendidikan berkualitas. Dengan visi menjadi fakultas bertaraf internasional, FEB UMM terus melakukan berbagai inovasi, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FEB UMM berharap dapat memperkuat eksistensinya di kancah internasional, sekaligus membawa dampak positif bagi seluruh civitas akademika dan institusi secara keseluruhan.
FEB UMM Mengadakan Call for Book Chapter: Strategi Transformasi UKM di Era Digital

Malang – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) menggelar Call for Book Chapter dalam rangkaian kegiatan Colloquium dengan tema besar “Strategi Transformasi UKM: Inovasi, Literasi Digital, dan Kepemimpinan Visioner.” Program ini ditujukan untuk mengumpulkan gagasan-gagasan ilmiah dari akademisi, peneliti, dan praktisi yang fokus pada pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) di era digital. FEB UMM mengundang para penulis untuk berpartisipasi dengan menyumbangkan karya terbaik mereka dalam bentuk book chapter. Fokus karya adalah pada strategi praktis dan implementatif terkait inovasi, literasi digital, dan kepemimpinan visioner. Naskah yang dikumpulkan akan dihimpun dalam sebuah buku ilmiah yang diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi pemangku kepentingan UKM di Indonesia. Batas akhir pengumpulan naskah adalah 4 Januari 2025. Penulis dapat mengunduh template naskah melalui QR Code yang telah disediakan pada poster acara dan dapat mengumpulkan naskah pada link berikut bit.ly/BCDC_FEB2024. Detail Program Call for Book Chapter: Tema: Strategi Transformasi UKM: Inovasi, Literasi Digital, dan Kepemimpinan Visioner Batas Akhir Pengumpulan Naskah: 4 Januari 2025 Kontak Person: Ory Wiranudjiria (+62 812 4972 327)
FEB UMM Gelar Colloquium Strategi Transformasi UKM: Inovasi, Literasi Digital, dan Kepemimpinan Visioner

Malang – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) akan menyelenggarakan Colloquium yang bertajuk “Strategi Transformasi UKM: Inovasi, Literasi Digital, dan Kepemimpinan Visioner”. Acara ini akan berlangsung di Basement Dome Universitas Muhammadiyah Malang dan ditujukan untuk mendorong daya saing Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di tengah tantangan digitalisasi global. Colloquium ini menjadi momentum penting bagi para akademisi, praktisi bisnis, dan pelaku UMKM untuk berkolaborasi dan berbagi strategi menghadapi era disrupsi digital. Dengan menghadirkan narasumber-narasumber ternama, acara ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam pengembangan inovasi bisnis berbasis digital, literasi teknologi, dan kepemimpinan berkelanjutan. Pengumpulan Naskah: Call for Book Chapter Menariknya, dalam rangkaian acara ini, FEB UMM juga membuka kesempatan bagi para akademisi dan peneliti untuk berkontribusi dalam publikasi ilmiah melalui program Call for Book Chapter. Program ini bertujuan mengumpulkan karya-karya terbaik yang berfokus pada strategi inovatif untuk UKM, dengan tenggat waktu pengumpulan naskah 4 Januari 2025. Detail Kegiatan: Tanggal: 4 Januari 2025 Lokasi: Basement Dome, Universitas Muhammadiyah Malang Kontak Person: Ory Wiranudjiria (+62 812 4972 327) Para peserta yang tertarik dapat langsung mendaftar melalui tautan resmi acara di bit.ly/BCDC_FEB2024.
FEB UMM Gelar Seminar Nasional: Sinergi Industri Halal dan Kreatif sebagai Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Malang – Program Studi Ekonomi Pembangunan (EP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM), sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis dengan tema “Sinergi Industri Halal dan Kreatif dalam Akselerasi Perwujudan Indonesia Emas 2045”. Seminar ini dilaksanakan menjelang penutupan tahun 2024 dengan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai bidang, yang membahas upaya strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Acara dibuka oleh Dekan FEB UMM, Prof. Dr. Idah Zuhroh, M.M., melalui sambutan yang menekankan urgensi penguatan ekonomi nasional melalui digitalisasi finansial, optimalisasi APBN, dan peran krusial industri halal sebagai motor pendorong perekonomian berkelanjutan. Dalam sesi materi utama, Dr. Ir. Suryo Widodo, IPU, M.Arch, M.M., Ketua Komite Tetap KADIN Jawa Timur, memaparkan strategi penguatan sinergi antara industri halal dan industri kreatif. Fokusnya meliputi integrasi kedua sektor, upaya menghadapi tantangan global, serta potensi industri halal sebagai elemen strategis menuju visi Indonesia Emas 2045. Sementara itu, Bunga Annisa Lenanta, seorang konten kreator ternama, menyoroti peran penting kreator digital dalam mendukung industri halal dan kreatif. Strategi yang ia kenalkan, Lima-S (Investasi, Reputasi, Eksistensi, Inspirasi, dan Monetisasi), menjadi kunci dalam mempromosikan dua sektor tersebut secara luas dan berkelanjutan. Muhammad Sri Wahyudi Sulistyo Suliswanto, S.E., M.E., Ph.D., Kaprodi EP UMM, turut memberikan perspektif komprehensif tentang peluang dan tantangan industri halal dan kreatif di tengah dinamika global. Ia menyoroti isu stagnasi ekonomi dunia, perang dagang, serta tantangan internal seperti inflasi dan transisi kepemimpinan. Namun, ia optimistis bahwa Indonesia memiliki peluang besar, terutama dalam ekonomi syariah, bisnis ramah lingkungan, teknologi, serta industri berbasis komunitas. Dalam sesi penutupan, FEB UMM memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra industri (DUDI) yang berperan aktif dalam kolaborasi akademik dan praktis. Di antaranya adalah BPRS Artha Sinar Sejahtera Syariah, KADIN Jawa Timur, CV Media Mitra Indonesia (MEMINDO), serta Firmansyah Shiddiq Wardhana (Alami Fintech). Penghargaan serupa juga diberikan kepada BPS Kota Batu, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), PT Bank Muamalat Tbk, dan Bapelitbangda Kota Batu atas kontribusi mereka dalam pendidikan dan penelitian. Melalui seminar ini, FEB UMM menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan industri. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan solusi inovatif, mendorong percepatan ekonomi halal dan kreatif, serta mempersiapkan Indonesia menjadi negara berdaya saing tinggi menuju visi Indonesia Emas 2045.
FEB UMM Sambut Kunjungan Inspiratif dari SMKN Kalibaru Banyuwangi

MALANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan bangga menyambut kunjungan siswa-siswi dari SMKN Kalibaru, Banyuwangi. Kegiatan ini memberikan pengalaman edukatif dan inspirasi bagi para siswa untuk lebih memahami dunia pendidikan tinggi dan dinamika industri bisnis. Mengenal Dunia Pendidikan Tinggi dan Bisnis Dalam kunjungan ini, para siswa mendapatkan wawasan langsung mengenai peluang dan tantangan dalam pendidikan tinggi serta sektor bisnis yang dinamis. Melalui diskusi interaktif dan tur fasilitas kampus, mereka diperkenalkan pada atmosfer akademik di FEB UMM dan berbagai program studi yang ditawarkan. Harapan untuk Masa Depan Siswa “Kami berharap kunjungan ini dapat membuka wawasan baru bagi siswa-siswi SMKN Kalibaru dan memberikan motivasi untuk meraih cita-cita mereka di masa depan,” ujar salah satu perwakilan dari FEB UMM. Terima Kasih atas Kunjungan FEB UMM mengapresiasi antusiasme siswa dan guru pendamping dari SMKN Kalibaru Banyuwangi. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat dan mendukung perjalanan pendidikan para siswa menuju masa depan yang gemilang.
Kuliah Tamu Internasional: Global Entrepreneurship & HR Management di FEB UMM

MALANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) dengan bangga menyelenggarakan Kuliah Tamu Internasional yang mengupas tema Global Entrepreneurship & Human Resource Management. Acara ini menghadirkan narasumber utama, Prof. José Antonio Lopes Castro dari Universidad de Córdoba, Spanyol, yang berbagi wawasan mendalam mengenai strategi kewirausahaan global dan pengelolaan sumber daya manusia di era modern. Diskusi Mendalam dan Interaktif Dalam sesi kuliah tamu ini, Prof. José Antonio memaparkan berbagai strategi praktis dan contoh nyata dari dunia usaha global, memberikan peserta wawasan baru tentang peluang bisnis internasional dan peran strategis HR dalam organisasi modern. Sesi ini dipandu dengan cemerlang oleh Dr. Uci Yuliati, M.M., yang memastikan diskusi berlangsung dinamis dan interaktif. Kehadiran mahasiswa yang antusias turut menjadikan acara ini semakin hidup, dengan banyak pertanyaan yang membuka diskusi lebih mendalam. Apresiasi dan Harapan “Terima kasih kepada Prof. José Antonio dan seluruh peserta atas partisipasinya. Kuliah tamu ini memberikan inspirasi besar bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi peluang global dan memperkuat keterampilan HR mereka,” ujar salah satu perwakilan FEB UMM. FEB UMM terus berkomitmen untuk menghadirkan pembicara internasional berkualitas demi memperkaya wawasan mahasiswa dan mempersiapkan mereka untuk berkompetisi di tingkat global.