Mahasiswa FEB UMM Tunjukkan Inovasi Bisnis di Ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia

Kendari – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuktikan semangat berwirausaha mereka dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) yang berlangsung di Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari. Acara bergengsi ini menjadi platform bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk memperkenalkan ide bisnis kreatif mereka kepada publik. Mahasiswa FEB UMM menarik perhatian dengan berbagai produk unggulan, mulai dari aplikasi manajemen keuangan berbasis kecerdasan buatan hingga kuliner inovatif yang menggabungkan cita rasa lokal dengan kemasan modern. Stand mereka ramai dikunjungi, mencerminkan apresiasi terhadap ide-ide segar dan kreatif yang ditampilkan. Aktivitas Pelengkap: Diskusi dan Workshop Selain memamerkan produk, mahasiswa FEB UMM juga aktif mengikuti diskusi panel dan workshop yang mengupas berbagai topik, seperti pengembangan ide bisnis, strategi pemasaran digital, hingga manajemen risiko. Partisipasi ini memberikan wawasan baru serta membuka ruang diskusi dengan peserta lain untuk saling berbagi pengalaman dan solusi atas tantangan yang dihadapi dalam dunia bisnis. Elliyana, salah satu peserta dari FEB UMM, mengungkapkan pengalamannya, “Kami mendapatkan banyak inspirasi dan pembelajaran tentang bagaimana menjalankan bisnis secara strategis. Selain itu, acara ini juga memperluas jaringan kami dengan wirausahawan muda dari berbagai daerah.” Kolaborasi dan Komitmen untuk Ekonomi Kreatif Ajang ini menghadirkan atmosfer kolaboratif yang penuh semangat kewirausahaan. Mentor, pengunjung, dan tamu undangan turut mengapresiasi komitmen mahasiswa FEB UMM dalam berinovasi dan mengasah keterampilan bisnis. Produk-produk yang dipamerkan menunjukkan potensi nyata untuk berkontribusi pada pengembangan ekonomi kreatif Indonesia. Dengan partisipasi aktif di ajang KMI, FEB UMM semakin mempertegas posisinya sebagai institusi pendidikan yang mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menciptakan inovasi yang relevan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
FEB UMM Adakan Pelatihan Analisis Data Panel Dinamis untuk Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa

Malang – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) kembali mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggelar pelatihan bertema “Analisis Data Panel Dinamis dan Model Simultan.” Acara ini diselenggarakan di Ruang Sidang FEB UMM dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, melibatkan mahasiswa semester 7 Program Studi Ekonomi Pembangunan. Pelatihan ini dipandu oleh Mochamad Rofik, S.Pd., M.Pd., seorang ahli metode kuantitatif dan ekonometrika. Dalam sesi tersebut, Rofik membagikan wawasan mendalam mengenai penerapan analisis data panel dinamis dan model simultan, dua metode penting dalam penelitian ekonomi yang membantu memahami dinamika data serta hubungan antarvariabel secara kompleks. Praktik Langsung dengan E-Views Mahasiswa membawa laptop dengan perangkat lunak E-Views yang sudah terpasang, memungkinkan mereka mengikuti sesi praktik langsung. Dengan bimbingan pemateri, para peserta belajar menganalisis data panel dan merancang model simultan, memberikan mereka kemampuan lebih dalam memprediksi dan menguji hubungan antarvariabel ekonomi. Dinda, salah satu peserta, menyampaikan kesannya, “Pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama untuk tugas akhir dan penelitian kami. Dengan memahami model simultan dan data panel dinamis, kami lebih siap menghadapi penelitian yang lebih kompleks.” Pemanfaatan dalam Dunia Nyata Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mengupas penerapan model simultan untuk memecahkan isu ekonomi nyata seperti kebijakan moneter, fiskal, dan hubungan perdagangan antarwilayah. Para mahasiswa terlihat antusias, aktif bertanya, dan berdiskusi, mencerminkan minat tinggi mereka untuk menguasai topik ini. Meningkatkan Kompetensi dan Daya Saing FEB UMM berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi analisis kuantitatif mahasiswa serta mendukung penyelesaian skripsi tepat waktu. “Kegiatan seperti ini menjadi langkah strategis untuk memperkaya wawasan mahasiswa dalam penelitian dan analisis ekonomi. Kami ingin lulusan FEB UMM lebih kompetitif, baik di dunia akademis maupun profesional,” ujar Hendra Kusuma, SE, M.SE., Kepala Laboratorium EP UMM. Dengan keberhasilan pelatihan ini, FEB UMM berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program serupa di masa mendatang, menjadikan kampus ini sebagai pusat unggulan dalam pengembangan penelitian ekonomi berbasis data.
Pojok Statistik UMM Jadi Destinasi Studi Banding BPS Jawa Timur Pasca Penghargaan Nasional

Malang – Pojok Statistik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) semakin mengukuhkan perannya sebagai pusat inovasi berbasis data. Setelah meraih penghargaan nasional, fasilitas ini menjadi tujuan studi banding 21 Badan Pusat Statistik (BPS) se-Jawa Timur. Studi banding tersebut digagas berdasarkan surat resmi dari BPS Kota Batu (nomor B-278/35790/HM.310/2024) yang mengusulkan kegiatan Studi Tiru Pojok Statistik UMM dan Desa Cantik Pemerintah Kota Batu. Muhammad Firmansyah, ME, selaku PIC Humas Program Studi Ekonomi Pembangunan (EP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMM, menyebutkan bahwa kegiatan ini menunjukkan pengakuan terhadap inovasi UMM dalam mendorong penggunaan data untuk pengembangan wilayah. Membangun Desa Berbasis Data: Tantangan dan Peluang Dalam sesi pemaparan, Kepala Bidang Perencanaan, Pengembangan, Monitoring, dan Evaluasi Bappelitbangda Kota Batu, Andri Wijaya, S.Sos, menjelaskan pentingnya pendekatan berbasis data dalam membangun desa. Ia menguraikan beberapa tantangan utama, seperti pengelolaan data administratif desa yang belum optimal, tingginya beban kerja perangkat desa, kurangnya sentralisasi data, serta minimnya pendampingan dari lembaga terkait. Namun demikian, Andri juga menyoroti sejumlah peluang strategis. Di antaranya, kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa/kelurahan yang cukup baik, kemudahan validasi data di tingkat lokal, serta adanya alokasi anggaran desa untuk pembentukan tim kerja dan peningkatan kapasitas aparatur. Didukung oleh infrastruktur yang memadai, kolaborasi dengan BPS Kota Batu dan UMM telah melahirkan program inovatif seperti Satu Data Kota Batu. Kolaborasi untuk Inovasi: Desa Cantik dan Pojok Statistik Kerja sama antara Pemkot Batu, BPS Kota Batu, dan UMM telah membuahkan hasil berupa program Desa Cantik dan Pojok Statistik UMM. Inisiatif ini membuktikan bahwa desa dapat menghasilkan data berkualitas untuk mendukung pengambilan kebijakan di tingkat kabupaten/kota. Data sektoral berbasis desa/kelurahan ini diharapkan menjadi acuan strategis bagi pengembangan wilayah di Jawa Timur. Kontribusi FEB UMM dalam Pengembangan Desa Berbasis Data Kepala Laboratorium EP UMM, Hendra Kusuma, SE, M.SE, menyampaikan bahwa Pojok Statistik UMM terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Materi yang diberikan kepada peserta studi banding mencakup identifikasi prioritas potensi dan masalah desa/kelurahan, sistematika penyusunan laporan, analisis kelayakan investasi desa, serta diseminasi data desa di Kota Batu. “Melalui program ini, kami berharap dapat memperkuat kontribusi FEB UMM dalam pengembangan ekonomi dan tata kelola desa berbasis data, tidak hanya di Kota Batu tetapi juga di seluruh Jawa Timur,” ungkap Hendra. Dengan pengakuan yang terus mengalir, Pojok Statistik UMM siap menjadi model pengelolaan data berbasis desa yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lain di Indonesia.
FEB UMM Resmi Luncurkan Program Doktor Ilmu Manajemen: Langkah Strategis Tingkatkan Pendidikan Tinggi

Malang – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kini resmi membuka Program Studi Doktor Ilmu Manajemen, setelah mendapatkan izin dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Keputusan Menteri Nomor 668/E/O/2024. Program ini diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan akademik dan industri akan tenaga ahli di bidang manajemen tingkat lanjut. Rektor UMM menyambut baik pencapaian ini dan menegaskan bahwa pembukaan program doktoral merupakan langkah strategis untuk memperluas kontribusi universitas dalam pendidikan tinggi, khususnya di bidang manajemen. “Ini adalah wujud komitmen UMM untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset di Indonesia. Kami optimis program ini akan menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global,” ujar Rektor. Proses pengajuan izin telah dimulai sejak Oktober 2023, didukung oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII. Setelah melalui serangkaian evaluasi dan validasi, UMM dinyatakan memenuhi persyaratan minimum akreditasi untuk menyelenggarakan program ini. Meningkatkan Kompetensi Akademik dan Profesional Program Doktor Ilmu Manajemen FEB UMM dirancang sebagai platform bagi akademisi dan praktisi untuk memperdalam kompetensinya melalui studi dan riset mendalam. Dengan standar pendidikan tinggi nasional yang dijaga ketat, FEB UMM memastikan pengembangan program ini akan dilaporkan secara berkala kepada Kementerian, sesuai dengan regulasi yang berlaku. Program ini menawarkan peluang bagi mahasiswa untuk melakukan riset yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan ilmu manajemen di tingkat nasional. “Kami berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang mendukung inovasi dan kolaborasi, sehingga para lulusan dapat memberikan dampak nyata di dunia akademis maupun profesional,” tambah Dekan FEB UMM. Mengukuhkan Posisi UMM sebagai Institusi Terkemuka Dengan hadirnya Program Doktor Ilmu Manajemen, UMM semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia. Program ini tidak hanya menarik minat calon mahasiswa dari berbagai daerah, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya UMM untuk terus berinovasi dan memperluas perannya dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi perubahan global. Sebagai salah satu kampus yang telah lama dikenal dengan inovasi akademiknya, FEB UMM optimis bahwa program doktoral ini akan menjadi tonggak penting dalam sejarah institusi.
FEB UMM Sambut Kunjungan Edukatif SMA Muhammadiyah 9 Lamongan

Malang – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima kunjungan istimewa dari SMA Muhammadiyah 9 Lamongan pada Kamis, 24 Oktober 2024. Acara yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB ini bertempat di Aula Gedung Kuliah Bersama (GKB) 4 lantai 9, Kampus III UMM, Jalan Raya Tlogomas 246, Malang. Kunjungan ini merupakan bagian dari program edukatif yang dirancang untuk memperkenalkan siswa pada dunia perguruan tinggi. FEB UMM memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan wawasan kepada siswa tentang kehidupan akademik, fasilitas kampus, dan peluang studi lanjutan yang tersedia di UMM. Mengenalkan Dunia Kampus kepada Generasi Muda Dalam agenda kunjungan, para siswa diperkenalkan dengan berbagai program studi, fasilitas unggulan, serta suasana belajar di UMM yang interaktif dan inovatif. FEB UMM berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, baik di lingkungan Muhammadiyah maupun universitas lainnya. “Kami ingin para siswa mendapatkan gambaran langsung tentang pengalaman belajar di UMM dan terinspirasi untuk meraih pendidikan tinggi,” ujar salah satu perwakilan FEB UMM. Kepala SMA Muhammadiyah 9 Lamongan, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari pihak UMM. Menurutnya, kunjungan ini memberikan peluang berharga bagi siswa untuk memahami lebih dalam tentang pilihan studi setelah lulus sekolah. “Kegiatan ini sangat membantu siswa kami dalam menentukan arah pendidikan mereka di masa depan. Semoga ini menjadi motivasi untuk mencapai cita-cita mereka,” ungkapnya. Mempererat Kolaborasi Pendidikan Kunjungan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara lembaga pendidikan menengah dan perguruan tinggi. UMM berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan berkualitas melalui berbagai program kolaboratif. “Hubungan yang baik antara SMA Muhammadiyah dan UMM menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi muda yang unggul,” tambah perwakilan FEB UMM. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen UMM dalam mendukung pendidikan generasi muda Indonesia. Melalui program seperti ini, FEB UMM berharap dapat menjadi jembatan bagi siswa-siswi untuk mewujudkan mimpi dan cita-citanya di dunia pendidikan tinggi.
FEB UMM Raih Prestasi Nasional: Pojok Statistik FEB UMM Masuk Dua Terbaik di Indonesia

Malang – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencatatkan pencapaian gemilang di tingkat nasional. Pojok Statistik yang dikelola Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMM, meraih predikat “Performa Terbaik 2 Nasional” dalam ajang bergengsi Anugerah Hari Statistik Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat. Prestasi ini mengukuhkan posisi Pojok Statistik UMM sebagai salah satu pusat layanan statistik terkemuka di Indonesia. Dedikasi dan Kolaborasi Kunci Kesuksesan Muhammad Firmansyah, SE, ME, selaku PIC Humas Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UMM, menyebutkan bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja keras tim Pojok Statistik yang dikelola oleh Laboratorium Ekonomi Pembangunan UMM. Kolaborasi strategis dengan BPS Kota Batu menjadi salah satu faktor utama kesuksesan ini. “Penghargaan ini diraih setelah bersaing dengan lebih dari 100 Pojok Statistik dari berbagai wilayah di Indonesia. Ini mencerminkan kontribusi nyata UMM dalam memajukan pengelolaan data statistik untuk mendukung kebijakan pemerintah sekaligus memperkaya pembelajaran mahasiswa,” ungkap Firmansyah. Dalam ajang tersebut, penghargaan diterima langsung oleh Rektor UMM, Prof. Dr. Nazarudin Malik, M.Si., dalam seremoni yang turut dihadiri sejumlah pejabat negara dan praktisi statistik. Kontribusi Melalui Survei dan Pengembangan Data Pojok Statistik UMM aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk survei potensi desa bersama BPS Kota Batu. Kegiatan ini melibatkan ratusan mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan sebagai surveyor terlatih. Tidak hanya membantu penyediaan data strategis untuk Kota Batu, program ini juga memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam pengumpulan dan analisis data statistik. “Kami memastikan bahwa survei yang dilakukan relevan dan bermanfaat bagi kebutuhan data lokal. Selain itu, mahasiswa dilatih untuk memahami pentingnya statistik dalam menyokong kebijakan berbasis data,” jelas Firmansyah. Mendukung Program Satu Data Indonesia Dengan penghargaan ini, UMM semakin memperkuat komitmennya dalam mendukung program pemerintah, khususnya inisiatif Satu Data Indonesia. Firmansyah berharap pencapaian ini dapat mendorong Pojok Statistik UMM untuk terus berkembang dan berinovasi, menjadikan statistik sebagai alat yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. “Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa dan civitas akademika FEB UMM untuk terus berkontribusi dalam inovasi dan pengembangan statistik, baik di tingkat lokal maupun nasional,” tutup Firmansyah. Tonggak Baru untuk Pendidikan Statistik Prestasi ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan UMM menuju keunggulan di bidang pendidikan dan penelitian statistik. Selamat untuk Pojok Statistik FEB UMM atas pencapaian luar biasa ini!
Penandatanganan MoA dan Studi Banding FEISHum Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta di FEB UMM

MALANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) dengan bangga menerima kunjungan dari Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial, dan Humaniora (FEISHum) Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dalam rangka penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan studi banding. Kegiatan ini berlangsung dengan fokus utama pada Program Studi Manajemen dan Akuntansi FEB UMM. Meningkatkan Kolaborasi Akademik Penandatanganan MoA ini menandai awal kolaborasi strategis antara kedua institusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kurikulum. “Kerjasama ini diharapkan mampu memberikan manfaat besar, tidak hanya untuk kedua institusi tetapi juga bagi pengembangan pendidikan di tingkat nasional,” ujar perwakilan FEB UMM. Studi Banding untuk Inspirasi dan Inovasi Selain penandatanganan MoA, delegasi FEISHum Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta melakukan studi banding yang difokuskan pada praktik terbaik di Prodi Manajemen dan Akuntansi FEB UMM. Kegiatan ini mencakup diskusi mendalam, presentasi program unggulan, serta kunjungan ke fasilitas kampus yang relevan. Harapan untuk Masa Depan Kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan antara FEB UMM dan FEISHum Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Kedua institusi berharap dapat terus memperluas kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, serta pengembangan program akademik yang berdaya saing global.
Workshop Penyusunan RPS Berbasis PBL dan PjBL: Upaya Prodi Manajemen FEB UMM Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

MALANG – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menggelar workshop penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Problem-Based Learning (PBL) dan Project-Based Learning (PjBL). Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Manajemen 1 ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran dengan pendekatan kolaboratif dan partisipatif, sekaligus mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja. Dalam workshop ini, para dosen mendapatkan pelatihan intensif tentang penerapan metode PBL yang mendorong kemampuan berpikir kritis melalui penyelesaian masalah nyata. Sementara itu, metode PjBL difokuskan pada pengembangan solusi berbasis proyek, yang mengasah keterampilan praktis mahasiswa dalam menciptakan inovasi terapan. Kegiatan ini diharapkan dapat memacu dosen untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih inovatif dan adaptif. Dengan demikian, lulusan Prodi Manajemen FEB UMM akan lebih siap menghadapi dinamika dunia kerja, dengan kompetensi analisis dan pemecahan masalah yang unggul.
FEB UMM dan KADIN Jatim Berkolaborasi dalam Kajian Optimalisasi DBHCHT untuk Pembangunan Jawa Timur

MALANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) melalui Program Studi Ekonomi Pembangunan (EP) menjalin kerja sama strategis dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur untuk mengkaji kebijakan optimalisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Kerjasama ini diumumkan setelah pertemuan resmi antara kedua pihak pada 23 Juli 2024. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Action (MoA) oleh Ketua Umum KADIN Jatim, Adik Dwi Putranto, dan Dekan FEB UMM, Prof. Dr. Idah Zuhroh, M.M., dalam Focus Group Discussion (FGD) yang membahas kebijakan kenaikan Cukai Hasil Tembakau (CHT) sebagai langkah untuk mengoptimalkan pemanfaatan DBHCHT. Dekan FEB UMM, Prof. Idah Zuhroh, mengapresiasi kepercayaan KADIN Jatim terhadap fakultas yang dipimpinnya. “DBHCHT memiliki dampak signifikan terhadap pembangunan Jawa Timur. Kami berharap hasil kajian ini dapat memberikan rekomendasi yang bermanfaat bagi pemerintah pusat maupun daerah,” ujarnya. Ketua KADIN Jatim, Adik Dwi Putranto, juga menegaskan pentingnya kerja sama ini dalam merumuskan rekomendasi kebijakan yang tepat terkait kenaikan CHT 2025. “Kebijakan CHT memiliki pengaruh langsung terhadap industri hasil tembakau (IHT), yang menjadi salah satu kontributor utama Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur,” katanya. Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, turut memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Ia menekankan bahwa optimalisasi DBHCHT dapat mendukung pembangunan provinsi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan penerimaan cukai yang lebih efektif. Kerja sama antara FEB UMM dan KADIN Jatim ini diharapkan dapat menghasilkan kajian strategis yang mampu mendorong kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Jawa Timur.
Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Pakuan Perkuat Kerjasama Melalui Studi Banding

MALANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) menerima kunjungan dari Universitas Pakuan dalam kegiatan studi banding yang bertujuan mempererat kerjasama antar institusi pendidikan tinggi. Acara ini berlangsung di Ruang Sidang FEB UMM dengan melibatkan delegasi dari kedua universitas, termasuk dosen, staf administrasi, dan mahasiswa. Kolaborasi untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Dekan FEB UMM, Prof. Dr. Idah Zuhroh, M.M., membuka acara dengan sambutan hangat, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas universitas untuk mendorong inovasi dan pengembangan program bersama. “Kerjasama seperti ini membuka peluang besar bagi kedua institusi untuk saling belajar dan berbagi pengalaman, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh,” ujar Prof. Idah. Presentasi dan Diskusi Interaktif Delegasi Universitas Pakuan memaparkan informasi komprehensif mengenai kurikulum, fasilitas, dan program unggulan mereka. Presentasi ini diikuti dengan sesi tanya jawab interaktif yang memberikan kesempatan bagi kedua pihak untuk bertukar informasi tentang strategi pengelolaan pendidikan tinggi. Tur Kampus FEB UMM Sebagai bagian dari studi banding, peserta diajak berkeliling kampus FEB UMM, dipandu oleh tim SEFA. Mereka mengunjungi berbagai fasilitas, termasuk perpustakaan, laboratorium, dan pusat kegiatan mahasiswa. Tur ini memberikan gambaran tentang infrastruktur pendukung pembelajaran di UMM, sekaligus memperkuat potensi kolaborasi di masa depan. Diskusi Panel dan Rencana Kerjasama Kegiatan ditutup dengan diskusi panel yang membahas peluang kerjasama di berbagai bidang, seperti penelitian, program pertukaran mahasiswa, dan pengembangan kurikulum bersama. Kedua universitas berkomitmen untuk melanjutkan pembahasan lebih lanjut guna merumuskan rencana kerjasama konkret yang bermanfaat bagi kedua institusi. Fondasi Kemitraan Masa Depan Kegiatan studi banding ini tidak hanya menjadi wadah pertukaran informasi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun kemitraan yang erat dan saling menguntungkan di bidang pendidikan tinggi. Dengan kerjasama yang semakin kuat, kedua universitas berharap dapat menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi mahasiswa dan masyarakat.